Rabu, 10 Desember 2014

Pemuda dan Sosialisasi

Nama Kelompok :

Bahar Heru Laksono (1A113420)

Herdi Setiawan (1A113422)

Kelas : 5KA44
Dosen : Nita Sri Handayani, Spsi
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar

TUGAS 3

A.PEMUDA DAN SOSIALISASI





1. Internalisasi Belajar dan Spesialisasi
a. Pengertian Pemuda
Di dalam masyarakat, pemuda merupakan suatu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya karna pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.

b. Pengertian Sosialisasi
Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Sejumlah sosiolog menyebut sosialisasi sebagai teori mengenai peranan (role theory). Karena dalam proses sosialisasi diajarkan peran-peran yang harus dijalankan oleh individu.

Rabu, 12 November 2014

Masyarakat Perdesaan dan Perkotaan

Nama Kelompok :

  • Bahar Heru Laksono(1A113420)
  • Herdi Setiawan(1A113422)
  • Rendy Prasetya(1A113419)
Kelas : 5KA44
Dosen : NITA SRI HANDAYANI, SPsi
Mata Kuliah : ILMU SOSIAL DASAR


Tugas 2




I. Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan


A. Masyarakat Perkotaan, Aspek-Aspek positif dan Negatif
1. Pengertian Masyarakat
Dalam bahasa Inggris masyarakat adalah society yang pengertiannya mencakup interaksi sosial, perubahan sosial, dan rasa kebersamaan. Istilah masyarakat disebut pula sistem sosial. Untuk pemahaman lebih luas tentang pengertian masyarakat sebaiknya kita kemukakan beberapa definisi masyarakat sebagai berikut:
- Max Weber menjelaskan pengertian masyarakat sebagai suatu struktur atau aksi yang pada pokoknya ditentukan oleh harapan dan nilai-nilai yang dominan pada warganya.

Minggu, 08 Juni 2014

MANUSIA DAN KEADILAN

NAMA                    : HERDI SETIAWAN
KELAS                   : 4KA44
NPM                       : 1A113422
MATA KULIAH    : ILMU BUDAYA DASAR
DOSEN                  : NITA SRI HANDAYANI, SPsi

Tugas Portofolio 3




A. Pengertian Keadilan

1. Definisi Keadilan

Menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama. kalau tidak sama, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama

Minggu, 04 Mei 2014

Manusia dan Cinta Kasih


NAMA : HERDI SETIAWAN
KELAS : 4KA44
NPM : 1A113422
MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
DOSEN : NITA SRI HANDAYANI, SPsi

Tugas Portofolio 2
I Manusia dan cinta kasih

A. Definisi cinta dan kasih
Cinta adalah  rasa sangat suka atau sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.

Rabu, 26 Maret 2014

II. Konsep Ilmu Budaya Dasar & Kesastraan



NAMA : HERDI SETIAWAN
KELAS : 4KA44
NPM : 1A113422
MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
DOSEN : NITA SRI HANDAYANI, SPsi


1. Pengertian Sastra
sastra adalah “karya tulis yang jika dibandingkan dengan tulisan lain, memiliki berbagai ciri keunggulan, seperti keaslian, keartistikan, keindahan dalam isi dan ungkapannya”. Karya sastra berarti karangan yang mengandung nilai-nilai kebaikan yang ditulis dengan bahasa yang indah. Sastra memberikan wawasan yang umum tentang masalah manusiawi, sosial, maupun intelektual, dengan caranya yang khas. Pembaca sastra dimungkinkan untuk menginterpretasikan teks sastra sesuai dengan wawasannya sendiri.

I. Manusia dan Kebudayaan



NAMA : HERDI SETIAWAN
KELAS : 4KA44
NPM : 1A113422
MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR 
DOSEN : NITA SRI HANDAYANI, SPsi

1. Hakikat manusia
A. Unsur unsur yang membangun manusia
Ada dua pandangan yang dapat dijadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia :

Manusia terdiri dari 4 unsur yang saling terkait yaitu :
Jasad : badan kasar manusia yang tampak dari luar, dapat diraba dan menempati ruang
Hayat: mengandung unsur hidup yang ditandai gerak
Ruh: bimbingan tuhan yang bekerja secara spiritual yang memahami kebenaran
Nafs :kesadaran tentang diri sendiri
Manusia sebagai suatu kepribadian memiliki 4 unsur, yaitu :
Id : merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak tampak.   Merupakan libido murni, atau energy psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional
Ego : bagian yang pertama kali dibedakan dengan ID,  disebut kepribadian eksekutif karena peranannya dalam menghubungkan energy Id ke dalam saluran social yang dapat dimengerti orang lain
Super Ego : kepribadian yang muncul paling akhir sekitar usia 5 tahun. Super ego terbentuk dari lingkungan ekternal. Super ego merupakan kesatuan standar moral yang diterima ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas dalam lingkungan luar diri.

Kamis, 13 Maret 2014

ETIKA DAN PROFESIONALISME TSI

Nama : Herdi Setiawan
Kelas : 4KA44
NPM : 1A113422
Dosen : Atit Pertiwi

Program Studi : Etika dan Profesionalisme TSI




ABSTRAK

Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional. Ketaatan tenaga profesional terhadap kode etik merupakan ketaatan naluriah yang telah bersatu dengan pikiran, jiwa dan perilaku tenaga profesional. Jadi ketaatan itu terbentuk dari masing-masing orang bukan karena paksaan. Dengan demikian tenaga profesional merasa bila dia melanggar kode etiknya sendiri maka profesinya akan rusak dan yang rugi adalah dia sendiri. Kode etik bukan merupakan kode yang kaku karena akibat perkembangan zaman maka kode etik mungkin menjadi usang atau sudah tidak sesuai dengan tuntutan zaman.