NAMA : HERDI SETIAWAN
KELAS : 4KA44
NPM : 1A113422
MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
DOSEN : NITA SRI HANDAYANI, SPsi
Tugas Portofolio 3
A. Pengertian Keadilan
1. Definisi Keadilan
Menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama. kalau tidak sama, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama
Minggu, 08 Juni 2014
Minggu, 04 Mei 2014
Manusia dan Cinta Kasih
NAMA : HERDI SETIAWAN
KELAS : 4KA44
NPM : 1A113422
MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
DOSEN : NITA SRI HANDAYANI, SPsi
Tugas Portofolio 2
I Manusia dan cinta kasih
A. Definisi cinta dan kasih
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Rabu, 26 Maret 2014
II. Konsep Ilmu Budaya Dasar & Kesastraan
NAMA : HERDI SETIAWAN
KELAS : 4KA44
NPM : 1A113422
MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
DOSEN : NITA SRI HANDAYANI, SPsi
1. Pengertian Sastra
sastra adalah “karya tulis yang jika dibandingkan dengan
tulisan lain, memiliki berbagai ciri keunggulan, seperti keaslian,
keartistikan, keindahan dalam isi dan ungkapannya”. Karya sastra berarti
karangan yang mengandung nilai-nilai kebaikan yang ditulis dengan bahasa yang
indah. Sastra memberikan wawasan yang umum tentang masalah manusiawi, sosial,
maupun intelektual, dengan caranya yang khas. Pembaca sastra dimungkinkan untuk
menginterpretasikan teks sastra sesuai dengan wawasannya sendiri.
I. Manusia dan Kebudayaan
NAMA : HERDI SETIAWAN
KELAS : 4KA44
NPM : 1A113422
MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
DOSEN : NITA SRI HANDAYANI, SPsi
1. Hakikat manusia
A. Unsur unsur yang membangun manusia
Ada dua pandangan yang dapat dijadikan acuan untuk
menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia :
Manusia terdiri dari 4 unsur yang saling terkait yaitu :
Jasad : badan kasar manusia yang tampak dari luar, dapat
diraba dan menempati ruang
Hayat: mengandung unsur hidup yang ditandai gerak
Ruh: bimbingan tuhan yang bekerja secara spiritual yang
memahami kebenaran
Nafs :kesadaran tentang diri sendiri
Manusia sebagai suatu kepribadian memiliki 4 unsur, yaitu :
Id : merupakan struktur kepribadian yang paling primitive
dan paling tidak tampak. Merupakan
libido murni, atau energy psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional
Ego : bagian yang pertama kali dibedakan dengan ID, disebut kepribadian eksekutif karena
peranannya dalam menghubungkan energy Id ke dalam saluran social yang dapat
dimengerti orang lain
Super Ego : kepribadian yang muncul paling akhir sekitar
usia 5 tahun. Super ego terbentuk dari lingkungan ekternal. Super ego merupakan
kesatuan standar moral yang diterima ego dari sejumlah agen yang mempunyai
otoritas dalam lingkungan luar diri.
Kamis, 13 Maret 2014
ETIKA DAN PROFESIONALISME TSI
Nama : Herdi Setiawan
Kelas : 4KA44
NPM : 1A113422
Dosen : Atit Pertiwi
Program Studi : Etika dan Profesionalisme TSI
Kelas : 4KA44
NPM : 1A113422
Dosen : Atit Pertiwi
Program Studi : Etika dan Profesionalisme TSI
ABSTRAK
Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional. Ketaatan tenaga profesional terhadap kode etik merupakan ketaatan naluriah yang telah bersatu dengan pikiran, jiwa dan perilaku tenaga profesional. Jadi ketaatan itu terbentuk dari masing-masing orang bukan karena paksaan. Dengan demikian tenaga profesional merasa bila dia melanggar kode etiknya sendiri maka profesinya akan rusak dan yang rugi adalah dia sendiri. Kode etik bukan merupakan kode yang kaku karena akibat perkembangan zaman maka kode etik mungkin menjadi usang atau sudah tidak sesuai dengan tuntutan zaman.
Selasa, 24 September 2013
KASUS BANK CENTURY : KPK PERIKSA PEGAWAI BANK INDONESIA
NAMA : HERDI SETIAWAN
KELAS : 3DB22
NPM : 33110247
DOSEN : SRI KURNIASIH AGUSTIN
MATA KULIAH : TERAPAN KOMPUTER PERBANKAN
KELAS : 3DB22
NPM : 33110247
DOSEN : SRI KURNIASIH AGUSTIN
MATA KULIAH : TERAPAN KOMPUTER PERBANKAN
JAKARTA - Guna penyidikan kasus dugaan
korupsi dalam pemberian fasilitas pinjaman jangka pendek (FPJP) dan penetapan
Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, KPK menjadwalkan
pemeriksaan terhadap pegawai Bank Indonesia bernama Triyono.
“Triyono diperiksa untuk tersangka
Budi Mulya, mantan Deputi Bank Indonesia,” ujar Kepala Pemberitaan dan
Informasi KPK Priharsa Nugraha hari ini, Rabu (18/9/2013).
Triyono sendiri merupakan pegawai BI
yang dipekerjakan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, belum diketahui
sejauhmana kaitan Triyono dalam kasus itu dan pemanggilannya sebagai saksi.
Dalam kasus itu, KPK sudah memeriksa
lebih dari 40 orang saksi, namun baru menetapkan status tersangka, pada mantan
Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa Bank Indonesia Budi Mulya, sementara mantan
Deputi Bidang V Pengawasan BI Siti Chodijah Fajriah adalah orang yang dianggap
dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.
Budi Mulya dikenai pasal
penyalahgunaan kewenangan dari pasal 3 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah pada UU No 20 tahun 2001
tentang perbuatan menguntungkan diri sendiri.
Selasa, 17 September 2013
RENDAH, PERLINDUNGAN NASABAH BANK NASIONAL
NAMA : HERDI SETIAWAN
KELAS : 3DB22
NPM : 33110247
DOSEN : SRI KURNIASIH AGUSTIN
MATA KULIAH : TERAPAN KOMPUTER PERBANKAN
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis
mengatakan perlindungan konsumen perbankan di tanah air masih rendah. Sehingga
konsumen dirugikan atas beragam kasus perbankan yang terjadi selama ini.
Langganan:
Postingan (Atom)





